Jumat, 27 April 2012

Manusia dan Keadilan

          Berbicara tentang keadilan, Anda temtu ingat akan dasar Negara kita ialah Pancasila. Sila ke-lima Pancasila, berbunyi  “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.”

     Dalam dokumen lainnya Pancasila dusulkan oleh Bung Karno adanya prinsip kesejahteraan sebagai salah satu dasar Negara. Selanjutnya prinsip itu dijelaskan sebagai prinsip “tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka”. Dari usul dan penjelasan itu nampak adanya pembaruan pengertian kesejahteraan dan keadilan.

     Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila “keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” menulis sebagai berikut “keadilan sosial adalah langkah yang menentukan untuk melaksanakan Inonesia yang adil dan makmur”. Selanjutnya diuraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya bahwa cita-cita keadilan sosial dalam bidang ekonomi ialah dapat mencapai kemakmuran yang merata. Langkah-langkah menuju kemakmuran yang merata diuraikan secara terperinci.

      Beralih ke hal lain sebenarnya keadilan sendiri telah kita dapatkan disaat kita dilahirkan ke dunia ini, manusia dilahirkan ke dunia tanpa mengenakan sehelai kain pun dan bagi umat beragama Islam mereka sama-sama di takdirkan untuk menjadi khalifah di dunia untuk mengerjakan hal-hal yang baik dan berguna untuk dirinya, dan akan mendapat balasan dari Tuhan mereka yaitu Allah SWT di akhirat nanti.

     Banyak orang yang merasa mereka tidak mendapatan sesuatu kelebihan yang orang lain miliki dan ia selalu berkata “Tuhan itu tidak adil, ia menciptakan ku seperti ini, tidak seperti mereka yang sempurna” jika ia merasa bersyukur dengan apa yang telah Allah berikan kepadanya dan merawatnya dengan baik maka Allah akan memberikannya nikmat yang tak terputus-putus, karna Allah sangat menyayangi hambanya yang selalu bersyukur dengan apa yang di berikan oleh-Nya, karna tidak ada manusia yang mempunyai kesempurnaan, walaupun orang lain melihat seorang manusia itu sempurna namun, belum tentu manusia yang terlihat sempurna itu dapat terlihat sempurna juga di mata Allah.

    Karna Manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing masing, banyak penyandang cacat yang memiliki kekurangan fisik yang dapat berjuang melawan kehidupan yang keras dan menjalaninya dengan rasa bahagia di hatinya tanpa rasa kekurangan sedikitpun. Oleh karna itu kita sebagai umat beragama, harus bersyukur dengan apa yang telah kita miliki.

sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar