Dalam dokumen lainnya Pancasila dusulkan oleh Bung Karno adanya prinsip
kesejahteraan sebagai salah satu dasar Negara. Selanjutnya prinsip itu
dijelaskan sebagai prinsip “tidak ada kemiskinan di dalam Indonesia merdeka”.
Dari usul dan penjelasan itu nampak adanya pembaruan pengertian kesejahteraan
dan keadilan.
Bung Hatta dalam uraiannya mengenai sila “keadilan sosial bagi seluruh
rakyat Indonesia” menulis sebagai berikut “keadilan sosial adalah langkah yang
menentukan untuk melaksanakan Inonesia yang adil dan makmur”. Selanjutnya
diuraikan bahwa para pemimpin Indonesia yang menyusun UUD 45 percaya bahwa
cita-cita keadilan sosial dalam bidang ekonomi ialah dapat mencapai kemakmuran
yang merata. Langkah-langkah menuju kemakmuran yang merata diuraikan secara
terperinci.
Beralih
ke hal lain sebenarnya keadilan sendiri telah kita dapatkan disaat kita
dilahirkan ke dunia ini, manusia dilahirkan ke dunia tanpa mengenakan sehelai
kain pun dan bagi umat beragama Islam mereka sama-sama di takdirkan untuk
menjadi khalifah di dunia untuk mengerjakan hal-hal yang baik dan berguna untuk
dirinya, dan akan mendapat balasan dari Tuhan mereka yaitu Allah SWT di akhirat
nanti.
Banyak
orang yang merasa mereka tidak mendapatan sesuatu kelebihan yang orang lain
miliki dan ia selalu berkata “Tuhan itu tidak adil, ia menciptakan ku seperti
ini, tidak seperti mereka yang sempurna” jika ia merasa bersyukur dengan apa
yang telah Allah berikan kepadanya dan merawatnya dengan baik maka Allah akan
memberikannya nikmat yang tak terputus-putus, karna Allah sangat menyayangi
hambanya yang selalu bersyukur dengan apa yang di berikan oleh-Nya, karna tidak
ada manusia yang mempunyai kesempurnaan, walaupun orang lain melihat seorang
manusia itu sempurna namun, belum tentu manusia yang terlihat sempurna itu
dapat terlihat sempurna juga di mata Allah.
Karna Manusia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing masing,
banyak penyandang cacat yang memiliki kekurangan fisik yang dapat berjuang
melawan kehidupan yang keras dan menjalaninya dengan rasa bahagia di hatinya
tanpa rasa kekurangan sedikitpun. Oleh karna itu kita sebagai umat beragama,
harus bersyukur dengan apa yang telah kita miliki.
sumber :
Tidak ada komentar:
Posting Komentar