Cinta kasih adalah perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan. Dengan demikian dua kata cinta dan kasih memiliki arti tersendiri. Cinta lebih mengandung pengertian mendalamnya rasa, sedangkan kasih bersumber dari cinta yang mendalam. Cinta sendiri member arti memiliki peranan penting dalam suatu kehidupan, sebab cinta merupakan landasan dalam kehidupan perkawinan. Cinta juga bisa diartikan dalam arti lain yaitu pengikat yang kokoh antara manusia dan tuhan-Nya sehingga manusia menyembah tuhan dengan ikhlas, dan mematuhi perintah-Nya.
Manusia dalam kehidupannya selalu mempunyai rasa cinta, namun rasa cinta ini banyak dari sebagian orang tidak mendalami akan rasa kasih yang ada dalam cinta itu sendiri, karena rasa cinta saja belum cukup kalau belum dibarengi dengan rasa kasih, karena cinta itu sendiri rasa suka terhadap lawan jenis dan rasa ingin memiliki seutuhnya, apabila rasa cinta tak dibarengi dengan rasa kasih maka akan timbul rasa cinta sesaat. Cinta adalah makna yang tersirat dalam hati, sedangkan kasih makna yang tersurat dalam perbuatan, karena kasih lebih memiliki arti rasa belas kasihan dan rasa ingin melindungi.
Tingkatan cinta dan kasih dalam beragama Islam yaitu :
1. Cinta kepada Allah SWT.
Cinta kasih kepada Allah SWT, yang paling utama karna Dia adalah sang pencipta seluruh alam semesta beserta isinya dan karna-Nya manusia di ciptakan dan di hidupkan di dunia sebagai Khalifah, oleh karna itu umat muslim atau manusia yang mengaku bahwa dirinya beragama Islam dia harus selalu mengingat-Nya, selalu menyebut nama-Nya dan mengakui keagungan-Nya sebagai Tuhan yang Maha pencipta, karna Allah rindu terhadap setiap hamba-Nya yang selalu mengingatnya.
2. Cinta kepada Nabi Muhammad SAW.
Setelah mencintai Allah sebagai tuhan kita (umat muslim), kita juga harus mencintai Nabi Muhammad SAW, cinta kepada Nabi Muhammad SAW atau Rassulullah SAW berada di peringkat kedua karna Dia adalah tauladan umat muslim dan Dia yang menegakan dan menyebarkan agama Islam. Nabi Muhammad SAW dilahirkan pada 12 Rabiul Awal tahun Gajah di Mekah. Ayah Nabi Muhammad SAW bernama Abdullah bin Abdul Mutallib yang telah wafat sebelum baginda dilahirkan iaitu sewaktu baginda 7 bulan dalam kandungan ibu. Ibu-Nya bernama Aminah binti Wahab. Kehadiran Nabi Muhammad SAW itu disambut dengan penuh kasih sayang dan dibawa ke ka’abah, kemudian diberikan nama Muhammad, nama yang belum pernah wujud sebelumnya.
3. Cinta kepada kedua Orang Tua.

Setelah cinta kasih kepada Allah dan Rassul-Nya kita sebagai anak beragama Islam harus mencintai kedua orang tua dengan sepenuhnya, karna merekalah yang selalu ada untuk kita disaat kita butuh, disaat senang dan susah, disaat bersemangat dan letih mereka selalu tersenyum untuk kita. Teutama orang tua yang bernama ibu, dalam keluarga ibu adalah sosok wanita yang kuat, yang melahirkan anaknya dan membesarkan anak-anaknya didalam Islam sebagai anak tingkat cinta kepada orang tua yaitu, pertama ibu, kedua ibu, dan ketiga ibu, dan kemudian ayah. Kenapa ibu 3 kali di sebutkan ? karna dia yang mengandung kita dalam kandungan selama 9 bulan dan berjuang antara hidup dan mati untuk melahirkan kita, sebagai anak kita harus selalu menyayanginya dengan sepenuh hati dan surga berada di kaki ibu. Seorang ayah sebagai orang tua juga tidak kalah berjasa dengan ibu, ayah mencari nafkah pagi hingga petang untuk menghidupi keluarganya, ayah harus memiliki sifat kepemimpinan karna ayah adalah tulang punggung keluarga, dan pemimpin dalam keluarganya.
4. Cinta kepada Kakak dan Adik.
Cinta kepada Kakak dan Adik juga tidak kalah penting karna mereka adalah saudara kandung dari ayah dan ibu, sebagai anggota keluarga seorang anak harus mencintai kaka dan adiknya, karna mereka adalah saudara sedarah dan daging.
5. Cinta sesama umat beragama Islam (Muslim).
Cinta kepada sesama umat Islam dapat ditunjukan dengan adanya solidaritas,saling membantu, saling menolong antara umat beragama Islam, selalu menjaga Ukhuwah Islamiah yang diajarkan oleh Rassulullah SAW. Dan juga manusia di ciptakan sebagai makhluk sosial yang artinya makhluk yang saling membutuhkan antara 1 dengan yang lainnya, serta harus saling menghargai sesama muslim.
tulisan ini dibuat dengan segala kekurangan dari penulis, kekurangan hanya milik penulis dan kesempurnaan hanya milik Allah SWT. Wassalamualaikum, WR,WB.
sumber : http://lifestyle.kompasiana.com/catatan/2012/04/06/manusia-dan-cinta-kasih/
http://syafii.wordpress.com/2007/03/30/kisah-nabi-muhammad-saw/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar